:::: MENU ::::

Pribadi | Beragi Informasi | 2019

5 Tips Membuat Rumah Nyaman dan Bikin Betah

Pada sebuah cuplikan video di Youtube yang berjudul 10 Amazing Tips from Tidying Up with Marie Kondo, terlihat seorang perempuan Jepang sibuk berbenah. Meski begitu wajahnya sama sekali tak menunjukkan raut lelah, hanya senyumnya yang selalu merekah.

Ruang tamu hingga dapur, sebisa mungkin semuanya harus teratur. Karena menurutnya ruang yang berantakan mencerminkan pikiran yang berantakan juga.

Itulah yang dilakukan Marie Kondo, pakar berbenah asal Jepang yang saat ini makin santer diperbincangkan dunia lantaran keahliannya tersebut dijadikan serial oleh sebuah penyedia layanan TV streaming.

Bagi sebagian orang, rumah idaman tak melulu soal ukuran yang luas. Ada kalanya faktor kenyamanan justru jadi yang utama. Biasanya, kalau sudah nyaman, siapa pun akan betah tinggal di dalamnya.

Lalu bagaimana cara mendapatkan rumah yang nyaman sekaligus bikin betah? Salah satunya adalah dengan berbenah. Nah, beberapa tips berikut ini bisa Anda jadikan referensi.

Sisakan sedikit untuk lesehan

Meski sofa sudah tersedia, namun sebagian orang masih menyukai konsep lesehan sekadar untuk duduk atau tidur-tiduran. Jadi tak ada salahnya Anda menyisakan sedikit ruang untuk meletakkan karpet bulu-bulu di situ.

Supaya tambah cozy dan ruangan terlihat lebih menarik, Anda bisa menambahkan bantal dengan pilihan warna bernuansa netral atau cerah.

Permanis ruang keluarga dengan rak minimalis

Setiap hunian umumnya memiliki perabot yang satu ini. Selain berfungsi sebagai tampat penyimpanan, rak juga dapat mempermanis suasana ruang keluarga.

Namun jika kondisi sudah penuh sesak, kini saatnya Anda menyortir satu per satu barang apa saja yang masih layak dipajang dan mana yang bisa disimpan di gudang. Bila timbul kebimbangan saat melakukannya, coba ingat lagi tujuan Anda menata rumah.

Ganti cat ruang keluarga

Salah satu teknik penataan yang dapat membuat rumah tampak baru dan terasa lebih segar adalah dengan mengganti warna cat dindingnya.

Dilansir dari Decoraid.com, warna-warna pastel merupakan warna yang disarankan bagi Anda yang menyukai konsep minimalis. Selain itu, penggunaan warna tersebut dapat memberikan efek tenang.

Hias dengan karya seni

Menciptakan suasana nyaman di rumah tidak hanya soal furnitur, tapi juga dekorasi dinding. Dinding yang dihias biasanya akan lebih menarik ketimbang yang polos.

Dinding rumah menjadi salah satu space untuk Anda berekspresi. Jika menyukai fotografi, akan lebih menarik jika Anda meletakkan beberapa bingkai foto hitam putih di atasnya. Atau bila Anda penggemar musik tertentu, koleksi-koleksi vinil bisa menambah nilai estetik pada dinding juga lho.

Poles sedikit dapur

Selain ruang keluarga, dapur merupakan salah satu titik bertemunya para penghuni rumah. Sebagian orang pun bilang bahwa dapur adalah jantung rumah, karena itu tidak sedikit yang ingin memiliki dapur dengan perabotan lengkap agar lebih nyaman.

Dapur pada tipe rumah minimalis tidak disarankan menggunakan furnitur dan perabotan, misalnya lemari es dengan ukuran besar karena hanya menambah kesan sempit saja. Untuk itu penggunaan lemari es berdesain minimalis disarankan.

Misalnya, lemari es side by side seri terbaru dari Polytron, New Belleza Inverter PRS 460B. Lemari es berkapasitas 460 liter ini didesain khusus untuk menjawab kebutuhan rumah tangga masa kini yang menyukai gaya hidup minimalis. Jadi tak perlu khawatir akan memakan banyak tempat.

Jika dirasa itu terlalu kecil, Anda bisa mempertimbangkan Polytron New Belleza Inverter PRS 550T. Lemari es berkapasitas 550 liter ini terdiri dari tiga pintu dan sudah dilengkapi dengan Magic Fresh Room, sebuah kompartemen penyimpanan yang mampu menjaga kesegaran makanan lebih lama. Mulai dari buah, sayuran, hingga makanan beku.

Namun bila memiliki ruang lebih besar, Anda bisa mempertimbangkan lagi pilihan pada Polytron New Belleza Inverter PRS 560X. Dengan mengusung konsep “extra spacious”, lemari es empat pintu ini sangat membantu Anda menyimpan segala jenis bahan makanan dalam jumlah banyak.

Bayangkan Anda harus bolak balik belanja kebutuhan dapur? Maka itu tak akan terjadi ketika Anda memiliki lemari es berkapasitas 560 liter ini. Kompartemennya membantu Anda menyimpan segala jenis bahan makanan dalam jumlah banyak tanpa perlu sesak, sehingga kesegarannya tetap terjaga.

Nah, sudah ada ide ingin menata rumah Anda seperti apa? Jika masih bingung, tak ada salahnya Anda mulai menata dengan memberi sentuhan baru di dapur. 
Ini yang Terjadi Pada Otot Ketika Berhenti Olahraga

Ada kalanya seseorang bersemangat berolahraga dalam membentuk masa otot. Namun, ketika dalam keadaan sibuk tentu tidak memiliki banyak waktu luang dan terpaksa berhenti olahraga untuk sementara waktu.

Selama ini, muncul mitos berhenti olahraga membuat otot melemah, dan sulit untuk kembali bugar saat kita memulai olahraga kembali. Namun, mitos itu kini dibantah dengan temuan dari riset yang telah diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology.

Riset ini mengklaim adanya fenomena yang terkenal dengan sebutan memori otot. Disebutkan, otot menjadi lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya, dan bahkan dapat membantu mencegah kelemahan di usia tua.

Riset ini membuktikan otot yang dibangun pada masa remaja dapat bermanfaat untuk tingkat kebugaran selama bertahun-tahun meski kita telah lama tak aktif berolahraga.

Ini terjadi karena pusat kendali sel, yang dikenal sebagai nukleus, yang diperoleh saat masih muda memungkinkan otot untuk menjadi lebih besar pada tingkat yang lebih cepat, ketika kembali dilatih.

Bahkan, perkembangan otot tersebut dapat terjadi setelah sel-sel otot kita menyusut karena tidak digunakan. Artinya, setiap orang dapat "menyimpan" pertumbuhan otot ketika kita masih muda.

Otot mengandung sel terbesar di tubuh. Sel-sel itu bergabung bersama dan membentuk jenis jaringan yang disebut syncytium.

Jaringan ini memungkinkan sel-sel berperilaku seperti satu sel tunggal.

"Jantung, tulang, dan bahkan plasenta dibangun di jaringan sel-sel ini," papar Lawrence Schwartz, Profesor Biologi di University of Massachusetts, sekaligus pemimpin riset ini.

Menurut dia, sejauh ini sel terbesar dan syncytium terbesar milik manusia adalah otot.

"Pertumbuhan otot disertai dengan penambahan nukleus baru dari sel induk untuk membantu memenuhi permintaan sintetis sel otot yang lebih besar," ucap dia.

Nukleus baru ini dikenal sebagai mionukleus yang bertanggung jawab untuk memupuk memori otot.

Kondisi itu terjadi, meski riset sebelumnya mengklaim jumlah mionukleus dalam tubuh menurun setelah otot tak digunakan.

"Dua riset independen -satu riset menggunakan objek hewan pengerat dan yang lain menggunakan serangga- telah menunjukkan nukleus tidak hilang dari serat otot yang berhenti berkembang," ucap Schwartz.

Menurut dia, nukleus bahkan tetap ada ketika otot akan mulai mati. Temuan ini akan menyingkirkan rasa khawatir bagi mereka yang ingin kembali berolahraga.

Schwartz mengatakan, banyak bukti dalam fisiologi olahraga yang mengklaim jauh lebih mudah mendapatkan kembali tingkat kebugaran otot dengan kembali berolahraga, daripada saat kita baru pertama kali melakukannya.

Bahkan, tingkat kebugaran otot tetap bisa kita dapatkan meski telah lama vakum dari rutinitas olahraga.

Dengan kata lain, kata Schwartz, kita tak perlu ragu untuk kembali berolahraga meski telah lama tak melakukannya.
Perbedaan Spotify Standar dan Spotify Lite

Spotify sebagai penyedia pemutar musik sudah sangat di gemari dan di unduh oleh banyak pengguna di seluruh dunia. Namun tidak berapa lama ada Spotify versi lite.

Spotify Lite pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 2018 lalu dan dirilis di beberapa wilayah dunia.

Aplikasi untuk mengakses layanan music-streaming Spotify ini diklaim lebih ramah untuk smartphone lawas karena hanya berukuran 15 MB atau sekitar 50 persen lebih kecil ketimbang aplikasi Spotify reguler.

Lantas, selain ukuran aplikasi yang lebih kecil, apa saja perbedaan Spotify Lite dengan Spotify versi standar?

Bisa atur penggunaan kuota data

Ada satu keunggulan Spotify Lite yang tidak dapat ditemukan pada Spotify versi standar, yakni fitur untuk membatasi penggunaan kuota data internet perbulan.
Pada Spotify Lite, pengguna bisa mengatur batas maksimum kuota yang digunakan untuk streaming musik setiap bulan.

Spotify Lite menyediakan 6 pilihan batas maksimal yakni 250 MB, 500 MB, 750 MB, 1 GB, 2 GB dan 3 GB setiap bulan.

Dengan begitu, pengguna bisa lebih leluasa mengalokasikan kuota yang dimiliki untuk digunakan mendengarkan musik secara streaming lewat Spotify Lite, tanpa khawatir menggunakan data terlalu besar.

Tak ada mode offline

Dirangkum KompasTekno dari halaman resmi Spotify, ada beberapa fitur yang absen dari Spotify Lite. Hal tersebut sebagai konsekuensi demi membuat ukuran aplikasi jadi lebih kecil dan ringan.

Misalnya, opsi "offline mode" yang memungkinkan pengguna mengunduh lagu ketika tersambung Wi-Fi, sehingga nantinya bisa mendengarkan lagu itu tanpa terkoneksi jaringan internet.

Fitur ini tidak hadir pada Spotify Lite sehingga pengguna mau tak mau harus menggunakan kuota data seluler jika menggunakan aplikasi versi ringan tersebut.

Kemudian "Spotify Connect" juga tak tersedia pada versi Lite. Fitur ini sejatinya berfungsi agar pengguna bisa menyambungkan akses playback dari smartphone ke laptop atau speaker, sehingga lebih fleksibel.

Pengaturan kualitas audio, yakni "Low", "Medium", dan "High" pun tidak akan ditemukan pada Spotify Lite. Hanya ada audio berkualitas standar.

Fitur berikutnya yang absen pada Spotify Lite adalah Podcast. Pengguna tidak akan dapat menemukan konten-konten Podcast pada Spotify Lite sehingga aplikasi ini hanya dapat dipakai untuk mendengarkan musik saja.

Kendati demikian, bagi pengguna yang memiliki akun Spotify Premium, akun tersebut tetap dapat digunakan pada Spotify Lite. Hanya saja, fitur yang didapatkan tetap akan terbatas. Pada Spotify Lite, fungsi utama akun premium sebatas untuk menghilangkan jeda iklan saja.
Trik Menghemat Biaya Pernikahan

Ketika sudah memasuki usia dewasa dan sudah menemukan kekasih idaman hati tentu kedua akan mulai membicarakan yang namanya hubungan serius yaitu pernikahan.

Pembiayaan menjadi salah satu aspek yang perlu diatur secara cermat ketika merencanakan sebuah pernikahan. Tak menutup kemungkinan, pembiayaan pernikahan menjadi bengkak jika aspek tersebut disusun secara asal-asalan.

Pembengkakan biaya pernikahan bisa dicegah. Salah satunya adalah dengan diatur sejak awal perencanaan pernikahan.

“Kalau arahannya, paling baik pilih organizer karena dia yang bisa mengarahkan berdasarkan pengalaman,” kata Chief Operating Officer Weddingku, Reza Paramita di sela penyelenggaraan Indonesia Dream Wedding Festival di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Organizer nantinya akan mengarahkan calon pengantin untuk memilih vendor-vendor yang diperlukan sesuai kebutuhan. Hal ini sebetulnya bisa juga diterapkan jika calon pengantin tidak menggunakan organizer, melainkan dibantu orang-orang terdekat untuk mengorganisasi pesta pernikahan.

Reza menyebutkan, beberapa vendor yang biasanya memakan biaya paling besar, di antaranya dekorasi, makanan dan venue. Biaya dari ketiga aspek ini, misalnya, bisa ditekan dengan mengetahui prioritas si calon pengantin.

Misalnya, ada calon pengantin yang lebih memprioritaskan makanan yang layak untuk tamu-tamunya. Maka aspek dekorasi tidak perlu dibuat terlalu berat.

“Yang penting layak, duduknya oke, jadi bisa spend more di makanan,” ucapnya.

Lain halnya ketika si calon pengantin mengundang banyak tamu. Misalnya, 3.000 orang. Ketika mereka mengundang banyak tamu, ada kemungkinan calon pengantin ingin menyuguhkan pemandangan dekorasi yang sempurna.

“Karena wedding itu mau undang berapapun tamunya, hanya disediakan waktu sekitar dua jam. Tidak mungkin karena 3.000 orang terus bisa dari jam 19.00 sampai 23.00. Jadi makanan enggak bisa ditekan terlalu tinggi, yang penting layak. Tapi layak kan kategorinya beda-beda,” kata Reza.

Intinya adalah perencanaan, dan mengetahui apa yang akan diprioritaskan.
6 Etika saat Berwisata ke Candi

Indonesia memang banyak di kenal orang penduduk dunia karena memiliki lebh dari satu keajaiban dunia, Salah satunya ada Candi Borobudur.

Namun di Indonesia tidak hanya memiliki satu candi yang mendunia tapi masih ada candi lainnya juga. Terlebih candi terkenal seperti Ratu Boko, Prambanan, dan Borobudur. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ketika hari libur jelas begitu banyak.

Namun destinasi wisata candi berbeda dari obyek wisata lainnya. Ada beberapa aturan dan etika yang wajib dipatuhi oleh pengunjung candi.

Berikut ini enam etika yang harus dipatuhi ketika berwisata ke candi:

1. Tidak Melakukan Vandalisme

Candi merupakan peninggalan peradaban masa lalu yang sangat berharga. Keberadaannya harus dijaga, baik oleh pihak pengelola dan wisatawan yang berkunjung ke candi.

Batu candi yang berusia ratusan tahun sangat rentan jika sampai terkena bahan kimia. Pembersihan candi pun tidak bisa menggunakan bahan pembersih kimia seperti sabun.

Oleh karena itu, kegiatan vandalisme seperti mencorat-coret candi jelas dilarang. Selain merusak pemandangan, corat-coretan di candi dapat menghancurkan peninggalan kejayaan peradaban masa lalu itu.

2. Tidak Berpose Berlebihan dalam Berfoto

Berwisata saat ini tidak bisa dipisahkan dari aktivitas berfoto. Terlebih ketika mengunjungi candi, keunikan arsitekturnya jelas merupakan latar belakang berfoto yang menarik.

Namun berfoto di candi pun tidak bisa dilakukan dengan sesuka hati. Pose berlebihan seperti melompat beramai-ramai atau memanjat stupa haruslah dihindari karena bisa merusak candi.

Konstruksi candi yang telah berusia ratusan tahun tentu berbeda dengan konstruksi bangunan modern, sehingga ketahanan dan kekuatannya pun berbeda.

Jika sampai rusak, maka mengembalikannya merupakan hal mustahil. Satu hal yang bisa dilakukan oleh pihak berwajib hanyalah membuat replikanya. Meski bisa dibuat mirip, nilai historisnya sudah tidak ada lagi.

3. Mematuhi peraturan yang berlaku

Beberapa candi memiliki aturan yang berbeda. Apa yang diperbolehkan di satu candi belum tentu sama dengan candi lainnya. Peraturan itu biasanya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi candi. Salah satu contohnya berhubungan dengan daya tahan candi.

Mungkin wisatawan boleh masuk ke candi A karena bangunannya kokoh. Namun ketika berkunjung ke candi B, pengunjung bisa saja dilarang masuk bangunan candi karena kondisinya rapuh dan rentan.

Peraturan juga bisa disesuaikan dengan aspek fungsional candi. Bisa saja wisatawan tidak diperkenankan masuk ke bangunan candi karena tempat itu khusus bagi mereka yang akan beribadah.

Tentu aturan itu harus dipatuhi. Selain agar bangunan candi tetap terjaga dan awet, aturan itu juga dibuat supaya adat istiadat, budaya, serta tradisi tetap terjaga.

4. Menghormati orang yang beribadah

Beberapa candi selain dibuka untuk tujuan wisata ternyata juga masih berfungsi sebagai tempat ibadah. Contohnya adalah Candi Kalasan dan Borobudur yang masih menjadi tempat ibadah umat Buddha serta Candi Cetho dan Prambanan sebagai tempat ibadah umat Hindu.

Seringkali kegiatan peribadatan dilakukan berdampingan dengan aktivitas wisata. Tentu wisatawan harus mendahulukan mereka yang datang untuk kepentingan ibadah, meski agama dan keyakinannya berbeda.

Selain mendahulukan mereka yang beribadah, jugan sampai pula mengganggu jalannya peribadatan. Wisatawan bisa melakukannya dengan tidak berisik ketika peribadatan sedang berlangsung.

5. Jaga sikap dan perkataan

Sebagai tempat peribadatan, entah itu di masa sekarang atau zaman dahulu, candi merupakan tempat suci. Tentu berkunjung ke tempat seperti itu haruslah senantiasa menjaga sikap dan perkataan.

Menjaga sikap salah satunya bisa dilakukan dengan tidak berlarian di kawasan candi. Tidak membuang sampah sembarangan juga merupakan satu hal yang wajib dilakukan.

Sementara menjaga perkataan bisa diterapkan dengan tidak berkata kotor. Selain itu, hendaknya tidak berbicara terlalu keras saat berada di candi.

Selain agar tidak mengganggu andai sedang ada orang yang beribadah, hal ini juga merupakan penghormatan terhadap candi itu sendiri.

6. Perhatikan pakaian yang dikenakan

Dimulai dari bawah, hendaknya wisatawan mengenakan alas kaki yang ramah terhadap batuan candi. Alas kaki yang tajam dan keras bisa menyebabkan kerusakan terhadap batuan candi.

Selain itu, setelan baju yang sopan juga menjadi pilihan tepat ketika berkunjung ke candi. Tidak hanya di candi yang masih digunakan sebagai tempat ibadah, penghormatan dengan berpakaian sopan juga lebih baik dikenakan ketika mengunjungi situs candi lainnya.

Meski sudah tidak digunakan sebagai tempat peribadatan, candi-candi dulunya kebanyakan berfungsi sebagai tempat ibadah. Aspek historis itu tentu harus selalu dijaga dan dihormati oleh siapa pun sampai sekarang.
5 Makanan yang Seharusnya Dihindari pada Malam Hari

Ada beberapa jenis makanan yang harusnya kamu hidari jika tidak ingin menaikan berat badan kamu. Sebagian orang menghindari makan malam karena takut berat badannya naik atau sulit tidur.

Padahal, makan malam tidak selalu berbahaya bagi angka timbangan. Kamu hanya perlu menghindari beberapa jenis makanan untuk terhindar dari risiko kenaikan berat badan.

1. Makanan bertepung

Beberapa makanan bertepung, seperti kentang goreng, pasta, dan nasi, adalah contoh sumber karbodhirat yang biasa dikonsumsi untuk makan malam.

Padahal, pelatih kesehatan sekaligus personal trainer untuk HighEnergyGirl Tracee menganjurkan agar makanan tersebut dihindari saat makan malam sebab dengan mudah diubah menjadi gula sehingga meningkatkan gula darah dan insulin.

"Ini tidak baik karena tidak ada pembakaran energi melainkan akan disimpan sebagai lemak. Aku menganjurkan klien untuk memilih makan sayuran atau protein," tuturnya.

2. Makanan pedas

Karen Z. Berg, MS, RD, menjelaskan, makanan-makanan pedas bisa menyebabkan panas di bagian dada, terutama jika kita berbaring beberapa saat setelah mengonsumsinya.

3. Karbohidrat sederhana

Karbohidrat sederhana baik untuk dikonsumsi tubuh pada waktu-waktu tertentu, namun tidak untuk makan malam.

Pakar nutrisi Kieron Foster menjelaskan, makanan dengan indeks glikemik tinggi pada dasarnya akan diserap ke dalam aliran darah dengan cepat.

Jadi, jika kamu mengonsumsinya namun tidak berolahraga dan membakar gula tersebut sebagai sumber tenaga, makanan-makanan tersebut akan berubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh.

Beberapa makanan yang tergolong ke dalam karbohidrat sederhana antara lain kentang, pasta, kue, pizza, soda, gula murni, sirup, glukosa, fruktosa, jus buah, roti, hingga sereal sarapan.

"Makanan-makanan ini sangat kontradiktif bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan," kata Foster.

4. Makanan berlemak dan berminyak

Makanan berminyak memang terkadang sangat nikmat. Apalagi, ketika kita sudah beraktivitas sepanjang hari dan sangat ingin menikmatinya di ujung hari. Namun, Karen Z. Berg menyarankan agar kita menahan keinginan itu.

Sebab, pada dasarnya makanan-makanan berminyak dan berlemak justru harus dibatasi demi pola makan sehat.

"Apalagi pada waktu makan malam karena makanan-makanan berminyak dan berlemak cenderung sulit untuk dicerna dan berpotensi mengganggu sistem pencerna makanan," katanya.

5. Cokelat

Cokelat merupakan makanan kesukaan banyak orang karena rasanya yang manis. Beberapa orang juga mengonsumsinya untuk makanan penutup.

Sayangnya, makan cokelat di waktu makan malam sebetulnya sangat tidak dianjurkan.

"Cokelat mengandung kafein dan bisa membuatmu sulit tidur di malam hari," kata Berg.
Tak Perlu Gelar Tinggi untuk Bekerja di Google atau Apple

Mungkin banyak orang akan mengira bahwa hanya orang yan memiliki gelar tinggi yang dapat bekerja di perusahaan sekelas Apple dan Google.

Semua orang berlomba-lomba menempuh pendidikan setinggi-tingginya dengan keyakinan bisa mengantarkan ke gerbang perusahaan kelas atap dengan jabatan teratas.

Nyatanya, tak semua perusahaan mensyaratkan gelar sarjana untuk mengisi jabatan yang ditawarkan, termasuk raksasa-raksasa teknologi di Amerika Serikat sana. 

Perusahaan beken macam Apple dan Google merekrut pegawai yang bisa mengerjakan tugas yang diperlukan, tanpa memandang apakah orang bersangkutan memiliki gelar sarjana atau tidak. 

"Perusahaan kami, seperti yang Anda tahu, didirikan oleh mahasiswa yang drop-out ," ungkap CEO Apple Tim Cook. "Jadi, kami tidak pernah berpikir bahwa gelar sarjana adalah hal yang harus Anda miliki. Kami selalu berusaha memperluas wawasan kami," imbuhnya. 

Pendiri yang dimaksud Cook adalah Steve Jobs yang keluar dari Reed College setelah satu semester, agar bisa masuk ke kelas yang menurut dia lebih menarik.

Cook bahkan mengungkap bahwa sekitar separuh pekerja Apple di AS tahun lalu banyak pula yang tidak bergelar sarjana. Alasannya, tidak semua perguruan tinggi mengajarkan skill yang benar-benar dibutuhkan perusahaan teknologi, misalnya saja kemampuan coding.

Setali tiga uang, Barbara Humpton, CEO Siemens AS sependapat bahwa gelar sarjana tidak menjamin kesiapan karir.

"Sering sekali perusahaan menawarkan posisi dengan mensyaratkan gelar sarjana, padahal tidak ada pekerjaan yang benar-benar membutuhkannya," ujar Humpton, dirangkum dari Business Insider.

Data yang tak jauh berbeda juga ditemukan LinkedIn. Platform jejaring profesional itu mengungkap bahwa banyak perusahaan kelas atas saat ini tidak mensyaratkan gelar sarjana.

Posisi-posisi yang ditawarkan tanpa syarat gelar sarjana misalnya teknisi elektronik, desainer mekanik, dan perwakilan marketing.

Pendapatan sarjana lebih tinggi

Meski demikian, gelar sarjana bukan berarti tak berguna bagi pemegangnya. Menurut laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada tahun 2018, pekerja yang memegang gelar sarjana rata-rata mendapat pendapatan lebih dari 1.198 dollar (Rp 17 jutaan) per minggu.

Jumlah ini lebih tinggi dibanding rata-rata pendapatan dari pegawai non-sarjana 802 dollar AS (Rp 11,3 jutaan) seminggu. 

Di AS, meraih gelar sarjana memang cukup sulit karena membutuhkan biaya besar. Lulusan SMA seringkali harus berutang dengan mengambil pinjaman agar bisa kuliah, atau tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. 

Menurut data dari Departemen Pendidikan AS, hanya 42 persen siswa SMA di tahun kedua yang meneruskan pendidikan hingga mendapatkan gelar diploma atau sarjana.

Bahkan, di antara para sarjana pun, tak sedikit yang bergelut dengan pekerjaan yang sebenarnya tak membutuhkan gelar tersebut. 
8 Efek Penggunaan Rokok Elektrik "Vape" pada Tubuh

Penggunaan rokok elektrik atau lebih di kenal vape sudah sangat menjamur di perkotaan besar.

Banyak orang menganggap rokok elektrik atau yang juga dikenal dengan sebutan "vape" tidak seberbahaya rokok tembakau.

Keliru jika menganggap vape adalah sesuatu yang lebih aman. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan tidak ada rokok, baik tembakau maupun vape, yang aman dikonsumsi.

Ketahui apa saja efek dari penggunaan rokok elektrik ini pada tubuh.

1. Lebih sedikit karsinogen daripada rokok biasa

Sebuah penelitian memang menunjukkan rokok vape mampu menurunkan risiko terkena paparan racun dan karsinogen.

Uap yang keluar dari vape tidak berbahaya, kandungan bahan kimianya juga jauh lebih sedikit dibanding rokok yang mencapai ribuan. Hal ini disebabkan reaksi kimia tersebut tidak dapat dihasilkan dari proses pembakaran.

Namun, kebanyakan orang mengisap vape hanya pada bagian atas dan ini membuat bahan kimia yang diserap lebih banyak. Mengisap vape hingga tetes terakhir menimbulkan masalah kesehatan baru.

“Ketika vape kering (mengisap hingga tidak ada cairan tersisa dalam) untuk dipanaskan dan menghasilkan uap, maka pembakaran tersebut akan memicu munculnya sejumlah racun,” kata Jonathan Foulds PhD, profesor di bidang ilmu kesehatan masyarakat dan psikiatri yang mempelajari para perokok dan konsumen produk tembakau di Penn State University.

Dokter ahli jantung Stanton Glantz menjelaskan bahwa vape dan rokok tembakau biasa memproduksi campuran racun yang berbeda.

 2. Juga merusak paru-paru

Sebuah studi besar tahun lalu pada Annual Review of Public Health menemukan bahwa penggunaan vape juga membuat tubuh terpapar racun dan partikel ultrafine level tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru serta penyakit kardiovaskular lainnya.

Dua zat kimia yang terkandung dalam vape cair, yaitu propylene glycol dan vegetable glycerin, adalah komponen yang sama yang digunakan untuk mesin uap.

Studi terdahulu juga menemukan bahwa pekerja di dunia hiburan yang sering terpapar zat tersebut memiliki risiko sulit bernapas yang lebih tinggi, dada sesak, dan asma.

Merokok dengan vape juga berpotensi menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Fakta ini hanyalah ujung fenomena gunung es. Sebab, sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard pada 2017 menganalisis setiap rasa vape yang berbeda dari berbagai merek dan menemukan setidaknya ada satu aldehid atau zat kimia rasa yang masuk dalam daftar bahan berbahaya.

Kebanyakan zat kimia penambah rasa pada vape sebetulnya telah mendapatkan persetujuan FDA untuk penggunaan pada makanan, tetapi tidak bagi vape.

“Memanaskan rasa tersebut dan mengisapnya berpotensi merobek paru-paru,” kata Glantz.

3. Merusak jantung

Sama seperti merokok tembakau, menggunakan vape juga berisiko merusak jantung.

Dua studi yang dilakukan tim Glantz menemukan bahwa tidak hanya rokok biasa yang meningkatkan risiko penyakit jantung, tetapi karena pengguna vape terkadang masih mengisap rokok konvensional, maka risikonya lima kali lebih tinggi daripada orang yang sama sekali tidak merokok.

Partikel ultrafine yang besarnya 1/100 ukuran rambut manusia bisa masuk melewati celah-celah kecil ke dalam tubuh dan dapat masuk ke darah atau sel-sel dalam tubuh yang mungkin saja memiliki peran vital.

4. Mengurangi ketergantungan nikotin

Nikotin yang terkandung dalam vape memiliki efek sama terhadap otak dengan rokok konvensional.

Perbedaannya, kata Foulds, jika rokok biasa menghantarkan nikotin dalam jumlah besar dalam setiap isap, dosis yang terkandung dalam vape cenderung lebih sedikit bahkan meskipun kamu memiliki merek dengan kandungan nikotin tinggi.

“Rata-rata vape mengantarkan lebih sedikit nikotin ke paru-paru dan otak. Hal ini juga menyebabkan ketergantungan lebih rendah,” jelas Foulds.

Setelah sekitar dua tahun penggunaan, para perokok vape (mantan perokok konvensional) bisa mereduksi gejala menarik nikotin dan paparan racun asap rokok.

5. Sama-sama menimbulkan candu

Meskipun sekitar 85 persen pengguna vape mengatakan mereka menggunakannya untuk berhenti merokok, kecenderungan mereka berhenti lebih sedikit daripada orang langsung berhenti tanpa menggunakan vape.

“Mereka sebetulnya hanya beralih ke versi elektrik yang membuat mereka tidak lagi menggunakan rokok biasa. Pada akhirnya, mereka justru mengonsumsi lebih banyak nikotin pada hari di mana mereka tidak mengisap vape,” kata Foulds.

6. Menyebabkan asma pada anak dan remaja

Beberapa studi pada remaja pengguna vape menemukan bahwa bahan kimia yang terkandung di dalamnya memiliki efek iritan yang bisa memicu asma.

Efek serupa juga bisa saja dirasakan oleh pengguna vape dewasa. Namun, karena kebanyakan penggunanya adalah mantan perokok, sebuah kebiasaan yang juga menyebabkan asma, maka sulit untuk menemukan apakah risiko asma yang dialami disebabkan oleh vape atau rokok konvensional.

7. Menekankan bahaya rokok konvensional

Ada anggapan di sejumlah kalangan masyarakat bahwa vape tidak seberbahaya rokok konvensional. Namun, asumsi tersebut tidak benar

Dual user atau pengguna vape dan rokok konvensional lebih berisiko terdampak nikotin, logam berat dan zat karsinogen yang akan terlihat pada urin mereka. Kondisi ini akan meningkatkan risiko kanker, kecanduan dan penyakit terkait paru-paru hingga masalah kemandulan.

Jika perokok biasa lebih berisiko terkena serangan jantung tiga kali lipat, dual user lima kali lebih berisiko daripada non-perokok.

8. Risiko yang mengintai

Glantz mengatakan timnya sudah mempelajari rokok selama kurang lebih 70 tahun. Namun, studi mengenai vape baru saja dimulai. Oleh karena itu, kemungkinan masih ada sederet risiko yang mengintai di balik penggunaan vape dan belum diketahui.

Sebuah studi dari Johns Hopkins tahun lalu mempelajari 56 vape berbeda dan menemukan jumlah aerosol dalam jumlah signifikan yang berpotensi mengandung bahan-bahan tidak aman, seperti mangan, nikel, dan atau kromium.

Bahan-bahan tersebut berpotensi memicu berbagai penyakit seperti penyakit paru-paru, hati, sistem imun, kardiovaskularm hingga kerusakan otak.

Bahan-bahan logam tersebut tidak terdapat pada cairan vape, melainkan bisa saja dihasilkan dari metal pada bagian atas vape yang bereaksi karena proses pemanasan.

“Semakin banyak kita mempelajari, semakin kita sadar bahwa vape dan rokok adalah dua hal yang sangat berbeda dan memiliki profil racunnya masing-masing,” kata Glantz.
5 Bencana yang Berdampak pada Sektor Wisata di Indonesia

Bencana alam pada umumnya tidak bisa untuk dihindari sepenuhnya, namun bisa untuk di prediksi untuk mengurangi kerugian dan korban.

Sejumlah bencana sepanjang tahun 2010 - 2018 tercatat mempengaruhi industri pariwisata. Bencana seperti erupsi Gunung Agung Bali menyebabkan kerugian hingga Rpp 11 triliun di sektor pariwisata.

"Industri pariwisata sangat rentan terhadap bencana, apabila tidak dikelola dengan baik, dampaknya akan mempengaruhi ekosistem pariwisata dan pencapaian target kinerja pariwisata," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurutnya, mitigasi bencana harus ditempatkan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sektor pariwisata. Mitigasi dan pengurangan risiko bencana hendaknya ditempatkan sebagai investasi dalam pembangunan pariwisata itu sendiri.

BNPB merangkum sejumlah bencana dan berdampak pada sektor pariwisata. Berikut catatan BNPB tentang bencana yang terjadi di Indonesia.

1. Erupsi Gunung Merapi

Material sisa erupsi Gunung Merapi masih menumpuk di sekitar sejumlah dam Sabo di Kali Gendol seperti yang ditemui di Dusun Bronggang, Desa Argomulyo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (27/11/2012). Hal ini membuat dam penahan luncuran material vulkanik dalam bentuk lahar hujan tersebut tidak dapat berfungsi maksimal. 

Erupsi Gunung Merapi tahun 2010, telah mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan di beberapa obyek wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah mencapai hampir 50 persen.

2. Kebakaran hutan dan lahan

Kekeringan di Kabupaten Magetan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bancak Kabupaten Magetan. Dok BPBD Magetan Kekeringan di Kabupaten Magetan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bancak Kabupaten Magetan.

Bencana kebakaran hutan dan lahan pada Agustus hingga September 2015 menyebabkan 13 bandara tidak bisa beroperasi karena jarak pandang pendek dan membahayakan penerbangan.

Bandara harus tutup, berbagai event internasional ditunda, pariwisata betul-betul tertekan. Industri airline, hotel, restoran, tour and travel, obyek wisata dan ekonomi yang di-drive oleh sektor ini pun terganggu.

3. Erupsi Gunung Agung

Erupsi Gunung Agung di Bali tahun 2017 menyebabkan 1 juta wisatawan berkurang dan kerugian mencapai Rp 11 trilyun di sektor pariwisata. Penerbangan dari dan menuju ke Bali dibatalkan karena efek penutupan bandara.

4. Gempa Lombok

Gempa Lombok yang beruntun pada tahun 2018 menyebabkan 100.000 wisatawan berkurang dan kerugian Rp 1,4 triliun di sektor pariwisata.

5. Tsunami Selat Sunda

Tsunami di Selat Sunda pada 22/12/2018 menyebabkan kerugian ekonomi hingga ratusan miliar di sektor pariwisata. Bencana menyebabkan efek domino berupa pembatalan kunjungan wisatawan hingga 10 persen.

Sebelum dilanda tsunami, tingkat hunian atau okupansi hotel dan penginapan di kawasan wisata Anyer, Carita, dan Tanjung Lesung mencapai 80–90 persen.

Air Hujan Bisa Bikin Membuat Kita Sakit

Hujan di pandang banyak orang bisa menyebabkan sakit jika tidak di bilas saat sampai di rumah. Tidak heran begitu karena memang kebanyakan orang akan sakit jika habis kehujanan.

Pandangan ini memang sangat wajar, sebab tidak sedikit orang yang jatuh sakit setelah kehujanan. Tapi, apa benar hujan-hujanan membuat kita lebih rentan sakit?

Yang sebenarnya terjadi, saat kedinginan, tubuh dipaksa mengeluarkan energi secara berlebihan. Jika daya tahan tubuh kita sedang lemah, tubuh tidak dapat mengimbangi adanya perubahan suhu tubuh yang terlalu drastis.

Akibatnya, daya tahan tubuh semakin menurun dan kesehatan pun terganggu. Penyakit yang muncul dapat bermacam-macam, seperti influenza, batuk dan flu, demam, diare, atau gatal-gatal.

Jadi, sebenarnya kehujanan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan bila daya tahan tubuh kita dalam kondisi yang cukup baik.

Lantas kenapa kita sering sakit setelah hujan-hujanan?

Biasanya virus flu cenderung berkembang biak lebih aktif saat cuaca dingin atau hujan di dalam ruangan yang dipenuhi banyak orang.

Pasalnya, pada masa tersebut orang cenderung saling berdekatan dalam jarak dekat satu sama lain sehingga virus dapat menular dengan cepat.

Ketika ada satu atau beberapa teman kita yang sedang terkena flu kemudian bersin dan kita tanpa disadari menghirup udara yang sudah terkontaminasi oleh orang yang sedang mengalami flu, kemungkinan besar kita akan ikut terinfeksi.

Ketika kehujanan, suhu tubuh menurun. Apalagi, jika pakaian yang kita kenakan basah terkena air hujan. Hal ini memungkinkan kita terkena hipotermia karena kondisi badan kehilangan terlalu banyak suhu panas.

Hipotermia memberikan tekanan pada tubuh termasuk sistem imun yang menyebabkan peluang terinfeksi virus lebih besar. Tak jarang hujan dapat memperburuk sistem kekebalan tubuh, tetapi bukan penyebab langsung kita sakit.

Bagaimana caranya agar tidak mudah sakit saat musim hujan?

1. Hindari diri dari air kotor

Saat hujan, banyak selokan yang tersumbat dan airnya menggenangi jalan. Kondisi tersebut merupakan tempat kuman bersarang.

Tutupi diri menggunakan jas hujan dari atas kepala sampai kaki, kalau perlu pakai sepatu boots agar kaki tidak terkena virus atau bakteri berbahaya yang bersarang di air kotor.

2. Pakai pakaian hangat

Ketika kehujanan, segera ganti baju basah dengan baju yang hangat dan kering. Hindari memakai pakaian ketat, celana jins, ataupun kaus. Pasalnya, jamur membutuhkan dua hal utama untuk tumbuh, yaitu panas dan kelembaban.

Ketika kita menggunakan pakaian yang ketat, kelembapan lebih mudah muncul, dan menjadi lokasi kuman berkembang.

3. Sering cuci tangan

Umumnya tangan menyetuh seribu benda dalam sehari tanpa disadari. Bisa jadi kita terinfeksi virus berbahaya saat memegang gagang pintu, mengelap meja, berjabat tangan, dan lainnya.

Sering-sering mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setiap kali melakukan sentuhan dengan benda-benda tertentu.

4. Makan makanan bersih

Makanan pinggir jalan tak jarang menjadi menyebab utama seseorang terkena penyakit. Entah karena keracunan makanan, alergi, atau sebagainya.

Tidak ada yang bisa menjamin kebersihan makanan yang dijual di pinggir jalan. Jadi sebisa mungkin hindari makan di pinggir jalan, baiknya mengonsumsi makanan rumah yang sudah terjamin kebersihannya.

5. Memakai masker

Gunakan masker ketika sedang berpergian untuk menutupi hidung dan mulut meskipun berada di dalam ruangan. Hal ini meminimalkan agar tidak tertular virus.
PUBG Dilarang di Negara Ini

Game PUBG sangat di gemari oleh banyak gamer di seluruh dunia. Namun ada beberapa negara yang malah melarang para penduduknya untuk memainkan game yang satu ini.

Seperti di India, pemerintah Nepal kini resmi melarang warganya untuk bermain game populer PlayerUnknown's Battleground ( PUBG).

Sebabnya, PUBG dianggap memberi dampak buruk pada anak-anak dan remaja karena bisa membuat kecanduan.

Menurut Wakil Direktur Otoritas Telekomunikasi Nepal (NTA), Sandip Adhikari, anak-anak dan remaja di sana seharusnya berkutat dengan hal-hal yang lebih positif seperti aktivitas akademis di sekolah maupun tugas-tugas lainnya.

Bahkan PUBG pun dianggap memberi efek buruk pada pikiran para pemainnya.

"Kami sudah meminta pemblokiran PUBG karena game ini bersifat adiktif untuk anak-anak dan remaja," ungkap Adhikari.

Pemblokiran ini berawal dari laporan sejumlah orang tua dan sekolah yang mengeluh bahwa adanya unsur kekerasan dalam permainan tersebut dapat membuat anak-anak jadi lebih agresif.

Menurut Pengawas Senior kepolisian Nepal, Pratap Singh, laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti ke Pengadilan Distrik Kathmandu untuk kemudian meminta izin untuk memblokir PUBG.

Pengadilan kemudian mengabulkan permintaan tersebut dan mengirimkan surat rekomendasi ke Otoritas Telekomunikasi Nepal.

Kendati demikian, Adhikari mengatakan bahwa sejauh ini belum ada laporan terjadinya insiden yang terkait dengan PUBG. Namun pemerintah tetap menindaklanjuti laporan serta permintaan yang ada. 

Mengikuti permintaan tersebut, pemerintah Nepal telah meminta seluruh penyedia jasa internet (ISP), operator seluler, dan penyedia jasa lain yang berhubungan dengan game online memblokir seluruh akses pada game PUBG. 

Pemblokiran tersebut telah dilakukan sejak Kamis (11/4/2019) kemarin.

Dirangkum dari Reuters, Jumat (12/4/2019), pihak PUBG sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait pemblokiran di Nepal.

Sebelumnya, India juga melarang permainan ini dengan alasan yang sama. Bahkan di India, sempat terjadi kasus bunuh diri dan beberapa kasus kriminal lain yang disebabkan game ini.

Sementara itu di Benua Eropa, Jerman pun melarang game ini dimainkan oleh warga berusia di bawah 16 tahun.
5 Manfaat Baik Sarapan Rendah Lemak Bagi Tubuh

Sarapan itu hal yang penting bagi badan karena sarapan merupakan untuk meningkatkan energi untuk keseharian. Sarapan dengan menu tinggi karbohidrat ternyata membahayakan kesehatan.

Selain membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan daya tahan olahraga, riset terbaru menemukan, makanan rendah karbohidrat memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Ada banyak bukti ilmiah yang memaparkan manfaat makanan rendah karbohidrat. Laman Men's Health melansir lima manfaat sarapan dengan menu rendah karbohidrat.

1. Meningkatkan metabolisme

Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat secara signifikan meningkatkan pembakaran kalori harian. Manfaat ini telah dibuktikan lewat riset 2018 dari Harvard Medical School.

Disebutkan, mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat membakar 209 kalori lebih banyak dalam sehari, daripada mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Atas dasar itu, periset menyimpulkan, mengurangi karbohidrat dapat meningkatkan metabolisme dan mendorong penurunan berat badan.

2. Menjaga nafsu makan

Riset dari Harvard Medical School menemukan, kadar hormon ghrelin dan leptin secara signifikan lebih rendah pada mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat.

Kedua hormon ini dapat memicu rasa lapar dan nafsu makan. Menurut riset pula, mempraktikan diet rendah karbohidrat dapat menjaga kadar hormon ini. Dengan begitu, nafsu makan pun terjaga, dan membuat kita makan lebih sedikit saat jam makan tiba.

3. Membuat kenyang lebih lama

Kita mungkin pernah mendengar mengkonsumsi protein membuat kita kenyang lebih lama. Ada banyak riset yang telah membuktikan hal ini.

Tapi, diet rendah karbohidrat juga membuat kita merasa kenyang lebih lama daripada sekadar melakukan diet rendah lemak.

Riset 2016 dari Tulane University School of Public Health membuktikan, makanan rendah karbohidrat membantu mempertahankan kadar hormon peptida YY, atau hormon peredam rasa lapar.

Diet tinggi lemak ternyata tak dapat mempertajhankan kadar hormon tersebut dengan lebih baik. Ini berarti, diet rendah karbohidrat adalah pilihan yang lebih baik daripada diet rendah lemak.

4. Meningkatkan kekuatan

Riset 2017 yang diterbitkan Journal of Human Kinetics menemukan, atlet yang melakukan diet rendah karbohidrat atau tinggi lemak mengalami peningkatan kinerja.

Secara khusus, otot-otot mereka tampaknya menyimpan energi dan membakar lemak lebih efisien daripada otot-otot atlet yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, namun rendah lemak.

Menurut periset, perubahan ini dapat membantu mencegah penurunan kinerja selama tahap akhir dari kegiatan ketahanan, seperti saat melakukan olahraga atau latihan CrossFit. Pada dasarnya, mengonsumsi makanan rendah karbohidrat tampaknya mencegah kelelahan ekstrem.

5. Menghilangkan lemak berbahaya dalam tubuh

Banyak riset membuktikan, jaringan adiposa visceral, dikaitkan dengan tingkat penyakit metabolik yang tinggi. Adiposa visceral adalahjenis lemak yang terkumpul di sekitar bagian tengah tubuh, dan membuat perut buncit.

Nah, mengurangi asupan karbohidrat juga dapat mengurangi lemak berbahaya ini. Selain itu, mengonsumsi makanan rendah kabohidrat menyebabkan 15 persen penurunan lemak visceral, dibandingkan diet tinggi karbohidrat.