:::: MENU ::::

Pribadi | Beragi Informasi | 2020

Produk Perawatan Bayi

Memilih produk perawatan bayi hendaknya tidak didasarkan pada selera ataupun harga yang mahal. Tapi, keamanan bahan-bahan yang terkandung di dalam produklah yang harus menjadi pertimbangan yang paling utama. Salah satu produk bayi yang sangat familiar dan banyak digunakan para orang tua untuk bayinya yaitu cusson baby cream yang dapat membantu mengatasi iritasi dan menambah kelembapan pada kulit bayi.

Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga sangat rentan mengalami iritasi pada kulitnya. Untuk mencegah hal tersebut, maka para orang tua perlu berhati - hati dalam memilih produk perawatan untuk bayinya. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memilih produk perawatan untuk bayi :

Perhatikan Kandungan dalam Produk

Pilih sabun untuk bayi yang sesuai dengan pH normal pada kulit bayi yaitu 5,5. Dan tidak mengandung dengan 1,4 dioxane, kandungan formaldehyde karena dapat menimbulkan alergi dan juga dapat menimbulkan kanker dalam jangka panjang. Dan juga sabun yang mengandung Sodium Lauryl Sulphate yang bisa menimbulkan iritasi.

Cek Kondisi Kemasan

Bila kandungan produk sudah sesuai, Anda harus melihat kembali keadaan produk. Apakah terdapat cacat atau tidak. Kemudian, perhatikan tanggal kedaluwarsa produk. Bila tanggalnya sudah lewat atau hampir habis, sebaiknya beli yang baru.

Kandungan Antiseptick

Banyak yang mengira bahwa produk Antiseptik baik untuk melindungi kulit bayi dari kuman. Namun kandungan Antiseptik sendiri kurang cocok untuk bayi karena kandungan yang ada seperti Fenol, Kresol, Triklosan serta Heksaklorofen dapat memicu iritasi pada kulit.

Bebas Alkohol

Walaupun ada beberapa alkohol seperti fatty alcohol tidak memiliki efek pada kulit bayi, sebenarnya alkohol hanya diperuntukkan pada produk perawatan kulit orang dewasa. Alkohol dapat mengiritasi dan mengeringkan kulit bayi. Maka sebaiknya memilih produk perawatan kulit bayi yang bebas alkohol.

Hindari Produk Sabun Antibakteri

Meskipun Anda cemas dengan kuman atau bakteri yang menempel pada kulit bayi. Memilih sabun antibakteri sebenarnya tidak dibutuhkan oleh bayi. Bahan kimia tambahan yang terdapat pada sabun antibakteri, yaitu triclosan dikhawatirkan akan mengiritasi kulit bayi yang sensitif.

Bebas Pewangi dan Pewarna

Produk yang menggunakan bebas pewangi dan tidak berwarna tidak akan menyebabkan reaksi alergi pada kulit bayi. Bila kulit bayi Anda kering atau memiliki eksim, semua produk yang mengandung pewangi akan mengiritasi dan memperburuk kondisi kulit.

Sesuai dengan pH Kulitnya

Beberapa minggu setelah dilahirkan, permukaan kulit bayi berubah dari pH yang mendekati netral menjadi pH 5,5. Untuk itu, pilih produk perawatan kulit yang mendekati tingkat pH kulit bayi yang tidak akan menganggu lapisan kulit. 

Namun, seringkali produk perawatan kulit bayi sensitif tidak memberika label yang tepat. Selama kulit tidak kering atau terkelupas ketika memakainya, pH produk berati tidak bermasalah.

Lihat Aturan Pakai dan Label Peringatan

Penting untuk Anda membaca aturan pemakaian pada kemasan produk. Biasanya beberapa produk menyertakan lembaran aturan pemakaian secara terpisah, bukan hanya pada kotak kemasan. Ini mencegah terjadinya salah cara pemakaian atau pemakaian produk yang berlebihan.

Sebelum digunakan ke kulit bayi, sebaiknya tes dulu pada kulit bayi. Caranya oleskan sedikit produk pada area tangannya, kemudian tunggu hingga beberapa jam. Jika muncul ruam atau gatal, kemungkinan produk tersebut tidak cocok untuk kulit bayi Anda.

Selain itu, pilihlah produk yang memang diformulasikan  khusus untuk bayi dan juga produk perawatan kulit yang lembut. Jika kulit bayi memiliki kulit yang kering ataupun alergi segera lakukan konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan produk yang dijual secara bebas.
Inspeksi Mobil

Mobil bukan kendaraan mewah yang hanya dimiliki oleh orang-orang kaya saja dewasa ini. Kalangan kelas menengah kebawah bisa memiliki mobil pribadi, lho! Tak harus mobil baru, Anda bisa mempertimbangkan membeli mobil bekas yang memiliki harga lebih murah. Lakukan inspeksi mobil agar kendaraan pertama milik Anda tidak mengecewakan kemudian hari.

Untuk Anda yang masih galau hendak membeli mobil pertama, sebaiknya ketahui beberapa tips penting berikut ini. 

1. Menentukan tipe mobil yang sesuai dengan kebutuhan 

Membeli mobil untuk kegiatan harian atau perdagangan jelas berbeda. Penting sekali memperhatikan tipe mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Sebagian besar orang juga memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih mobil pribadi, misalnya mobil khusus wanita dengan tampilan lebih stylish, transmisi otomatis atau manual, dan lain-lain. 

Tentu ada banyak jenis mobil yang tersedia di pasaran yang bisa Anda pilih. Banyak produsen yang berlomba memproduksi mobil favorit kalangan Millenial. Misalnya Anda bisa memilih mobil jenis MPV untuk kendaraan keluarga besar atau city car untuk mobil pribadi atau jenis sedan yang direkomendasikan untuk perjalanan keluarga kecil saja. 

2. Menentukan fitur mobil 

Inspeksi mobil bekas sangat perlu dilakukan untuk mengecek fitur mobil yang bakal Anda beli. Pastikan fitur-fitur yang tersedia pada mobil masih bisa digunakan dengan baik. Setiap mobil jelas memiliki fitur yang unggul dibandingkan dengan mobil lainnya. Anda tinggal pilih fitur mobil yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya fitur ISO-FIX untuk Anda yang mencari kendaraan ramah bayi selama perjalanan.

3. Menentukan anggaran membeli mobil 

Berapa uang yang Anda miliki untuk membeli sebuah mobil? Jika membeli mobil baru, Anda tidak harus memiliki banyak uang sebab bisa menikmati fasilitas angsuran dari pihak dealer. Tentu Anda harus menyiapkan uang muka minimal 20 persen sesuai kesepakatan dengan dealer. Selanjutnya Anda bisa membayar angsuran mobil setiap bulan. Hal yang sama juga berlaku pada mobil bekas di dealer.

Pertimbangkan kemampuan finansial Anda dalam membeli sebuah mobil. Kalau dana yang Anda miliki cukup untuk membeli sebuah mobil bekas, kenapa tidak? Pastikan Anda memikirkan masa depan finansial keluarga setelah membeli kendaraan pertama, ya!

4. Pilih beli mobil bekas perseorangan atau dealer

Masih berkaitan dengan poin ketiga, Anda wajib memiliki pertimbangan sendiri dalam membeli mobil bekas lewat tangan perseorangan atau dealer. Setiap keputusan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Misalnya beli mobil di perseorangan cenderung lebih murah, berkualitas dan proses lebih cepat. Tentu beli mobil bekas di perseorangan tidak menjamin garansi kalau Anda tidak selektif dalam melakukan inspeksi. Jangan sampai Anda tertipu mobil bekas bodong atau hasil kriminalitas dengan menggunakan surat-surat palsu.

Begitu pula dengan pembelian motor bekas di dealer yang tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang Anda dapatkan antara lain sistem pembayaran bisa disesuaikan kebutuhan baik tunai atau kredit, legal dan garansi pembelian kendaraan. Hanya saja dealer memberikan harga yang cenderung lebih mahal dibandingkan perseorangan. Mana yang bakal Anda pilih untuk mobil pertama? Pikirkan dengan matang, ya!

Berdasarkan ulasan tips membeli mobil pertama di atas, Anda bisa memilih mobil bekas terbaik. Pastikan Anda melakukan cek mobil bekas terlebih dahulu agar tahu kondisi mesin, spesifikasi dan fitur menarik lain. Ajak ahli untuk mengecek kondisi sebuah mobil bekas jika Anda memang awam. Untuk mendapatkan informasi menarik seputar tips membeli mobil bekas yang lain, Anda bisa berkunjung ke Otospector sekarang juga.