:::: MENU ::::

Pribadi | Beragi Informasi | 2020

Inspeksi Mobil

Mobil bukan kendaraan mewah yang hanya dimiliki oleh orang-orang kaya saja dewasa ini. Kalangan kelas menengah kebawah bisa memiliki mobil pribadi, lho! Tak harus mobil baru, Anda bisa mempertimbangkan membeli mobil bekas yang memiliki harga lebih murah. Lakukan inspeksi mobil agar kendaraan pertama milik Anda tidak mengecewakan kemudian hari.

Untuk Anda yang masih galau hendak membeli mobil pertama, sebaiknya ketahui beberapa tips penting berikut ini. 

1. Menentukan tipe mobil yang sesuai dengan kebutuhan 

Membeli mobil untuk kegiatan harian atau perdagangan jelas berbeda. Penting sekali memperhatikan tipe mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Sebagian besar orang juga memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih mobil pribadi, misalnya mobil khusus wanita dengan tampilan lebih stylish, transmisi otomatis atau manual, dan lain-lain. 

Tentu ada banyak jenis mobil yang tersedia di pasaran yang bisa Anda pilih. Banyak produsen yang berlomba memproduksi mobil favorit kalangan Millenial. Misalnya Anda bisa memilih mobil jenis MPV untuk kendaraan keluarga besar atau city car untuk mobil pribadi atau jenis sedan yang direkomendasikan untuk perjalanan keluarga kecil saja. 

2. Menentukan fitur mobil 

Inspeksi mobil bekas sangat perlu dilakukan untuk mengecek fitur mobil yang bakal Anda beli. Pastikan fitur-fitur yang tersedia pada mobil masih bisa digunakan dengan baik. Setiap mobil jelas memiliki fitur yang unggul dibandingkan dengan mobil lainnya. Anda tinggal pilih fitur mobil yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya fitur ISO-FIX untuk Anda yang mencari kendaraan ramah bayi selama perjalanan.

3. Menentukan anggaran membeli mobil 

Berapa uang yang Anda miliki untuk membeli sebuah mobil? Jika membeli mobil baru, Anda tidak harus memiliki banyak uang sebab bisa menikmati fasilitas angsuran dari pihak dealer. Tentu Anda harus menyiapkan uang muka minimal 20 persen sesuai kesepakatan dengan dealer. Selanjutnya Anda bisa membayar angsuran mobil setiap bulan. Hal yang sama juga berlaku pada mobil bekas di dealer.

Pertimbangkan kemampuan finansial Anda dalam membeli sebuah mobil. Kalau dana yang Anda miliki cukup untuk membeli sebuah mobil bekas, kenapa tidak? Pastikan Anda memikirkan masa depan finansial keluarga setelah membeli kendaraan pertama, ya!

4. Pilih beli mobil bekas perseorangan atau dealer

Masih berkaitan dengan poin ketiga, Anda wajib memiliki pertimbangan sendiri dalam membeli mobil bekas lewat tangan perseorangan atau dealer. Setiap keputusan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Misalnya beli mobil di perseorangan cenderung lebih murah, berkualitas dan proses lebih cepat. Tentu beli mobil bekas di perseorangan tidak menjamin garansi kalau Anda tidak selektif dalam melakukan inspeksi. Jangan sampai Anda tertipu mobil bekas bodong atau hasil kriminalitas dengan menggunakan surat-surat palsu.

Begitu pula dengan pembelian motor bekas di dealer yang tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang Anda dapatkan antara lain sistem pembayaran bisa disesuaikan kebutuhan baik tunai atau kredit, legal dan garansi pembelian kendaraan. Hanya saja dealer memberikan harga yang cenderung lebih mahal dibandingkan perseorangan. Mana yang bakal Anda pilih untuk mobil pertama? Pikirkan dengan matang, ya!

Berdasarkan ulasan tips membeli mobil pertama di atas, Anda bisa memilih mobil bekas terbaik. Pastikan Anda melakukan cek mobil bekas terlebih dahulu agar tahu kondisi mesin, spesifikasi dan fitur menarik lain. Ajak ahli untuk mengecek kondisi sebuah mobil bekas jika Anda memang awam. Untuk mendapatkan informasi menarik seputar tips membeli mobil bekas yang lain, Anda bisa berkunjung ke Otospector sekarang juga.